
PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi di Sumatera Utara. Penghargaan bergengsi tersebut dianugerahkan oleh Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Sumut.
Penyerahan penghargaan dilakukan pada momen Penutupan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Adam Malik, Pematangsiantar, pada Rabu (24/6/2026) malam.
Penghargaan ini berawal dari perhatian besar dan kepedulian Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK, Ny. Liswati Wesly Silalahi, terhadap anak-anak yatim. Pada momen bulan Ramadhan 1447 Hijriah lalu, keduanya diketahui membawa langsung ratusan anak yatim untuk berbelanja kebutuhan Hari Raya Idul Fitri di pusat perbelanjaan Ramayana.
Ketua DPW BKPRMI Provinsi Sumut, Syafrizal Harahap, didampingi Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar Muhammad Choir Parinduri dan Ketua Panitia Pelaksana FASI XIII Muhammad Hamdani Lubis, memberikan apresiasi tinggi atas aksi sosial tersebut.
Dalam sambutannya, Syafrizal mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar Wali Kota Pematangsiantar selalu diberikan kesehatan. "Kita doakan agar beliau tetap sehat sehingga kuat menjalankan amanah dan terus memberikan manfaat kepada masyarakat," ujar Syafrizal. Ia mengaku menyaksikan sendiri bagaimana Wesly memuliakan anak-anak yatim jelang Lebaran lalu.
Terkait pelaksanaan FASI XIII, Syafrizal juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wesly beserta jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar atas pelayanan dan fasilitas maksimal yang diberikan kepada para peserta.
Sementara itu, Wali Kota Wesly Silalahi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pemenang FASI XIII Tingkat Sumut.
"Kepada yang belum berhasil, saya berpesan agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri," tuturnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada DPP, DPW, dan DPD BKPRMI, serta semua pihak yang telah bersinergi menyukseskan FASI tingkat provinsi ini.
Turut hadir memberikan tausiah, Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk. Ia menyebut malam penutupan FASI XIII ini sebagai malam yang mulia karena masih berada dalam suasana Tahun Baru Islam dan bertepatan dengan malam 10 Muharram (Malam Asyura).
Lebih lanjut, Tuan Guru Batak memuji pencapaian Kota Pematangsiantar yang berhasil menduduki peringkat ke-4 sebagai Kota Toleran di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut merupakan prestasi nasional yang sangat membanggakan.
Acara penutupan FASI XIII ini berlangsung meriah dengan adanya sesi kuis dari Bank Sumut Cabang Koordinator Pematangsiantar, serta Konser Muharram 1448 Hijriah yang menghadirkan artis religi ibu kota, Haddad Alwi. Dari atas panggung, Haddad Alwi juga turut menyempatkan diri memberikan apresiasinya kepada Wali Kota Wesly Silalahi.
Sebagai informasi tambahan, pada ajang FASI XIII Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumut ini, kontingen Kota Pematangsiantar berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara 2 sebagai Kontingen Pawai Terbaik.